Air Axygo Menjaga Kesehatan, Mencegah dan Mengatasi Penyakit

Air Axygo Menjaga Kesehatan, Mencegah dan Mengatasi Penyakit. Setiap hari kita membutuhkan air untuk minum. Tetapi berapa banyak diantara kita yang peduli terhadap apa yang kita minum. Tidak disadari oleh kita ketika minum, apakah air yang kita minum akan menyehatkan kita, atau malah akan membuat kita sakit. Tubuh kita terdiri dari 70% air, maka air memiliki peranan yang sangat penting untuk menjaga kesehatan, dimana 70% kesehatan kita ditentukan oleh kualitas air yang kita minum. Menurut standar WHO, air minum yang layak dikonsumsi memiliki kadar TDS <10 ppm (parts per million). AXYGO adalah air minum yang diolah menggunakan teknologi canggih sehingga mampu menghasilkan air minum dengan kandungan mineral an-organikyang rendah. Umumnya air mengandung oksigen antara 4 – 6 ppm.

Air memegang peranan utama dalam siklus metabolisme tubuh manusia, yang antara lain adalah :

  • Menjaga keseimbangan suhu tubuh
    Menjaga tubuh dari kondisi dehidrasi (kekurangan cairan)
    Memperlancar proses pencernaan
  • Melancarkan proses peredaran darah
  • Membantu melancarkan proses pernapasan
  • Sebagai pelumas persendian dan oto
  • Dapat melarutkan sisa sisa zat kimia yang ada dalam tubuh untuk kemudian ikut terbuang dengan kotoran manusia.

Mengapa Air AXYGO begitu ampuh dalam menjaga homeostatis, bahkan mampu mencegah dan mengatasi penyakit?

  1. Air axygo memiliki struktur kecil dan daya larut yang kuat.sehingga makanan dan nutrisi seperti karbohidrat,protein,lemak,dan vitamin terlarut lebih maksimal. Selanjutnya,usus lebih banyak menyerapnya sehingga sel-sel tubuh mendapat pasokan nutrisi lebih optimal sesuai kebutuhannya.
  2. Metabolisme sel berlangsung sempurna,karena metabolisme didalam sel sangat dipengaruhi oleh air.Sel membutuhkan berbagai zat gizi,oksigen dan enzim bagi aktivitas metabolismenya.Air axygo pemasok yang paling ideal. Air axogy mudah melarutkan berbagai senyawa,membawanya masuk ke dalam sel untuk selanjutnya dimanfaatkan oleh sel-sel tubuh.Sel tubuh pun menjadi sehat dan mendapatkan reaksi tubuh benar-benar bugar dan energi.
  3. Air axygo mampu membuang zat sampah yg bersifat TOKSIN lebih optimal.Pengawet dan pewarna makanan,obat-obatan serta antibiotic merupakan senyawa yang bersifat toksin,begitu pula aktivitas metabolisme sel akan menghasilkan sampah. Air axygo penetralisir yang sangat sempurna sehingga lingkungan dalam sel-sel tersebut menjadi bersih dan sehat.
  4. Air axygo adalah sebagai air terapi. Menurut Dr.Robert O.Dunnel dalam bukunya berjudul “tips sembuhkan 365 macam penyakit”, selalu menganjurkan untuk minum air putih,tentu saja air yang berkualitas baik

Minum selalu Air Minum ber – Oksigen merek AXYGO, lupakan merek air minum kemasan yang lain di pasaran. Seluruh keluarga anda pasti senang dengan manfaat air minum ini karena Air Axygo Menjaga Kesehatan, Mencegah dan Mengatasi Penyakit.

sumber; https://air-axygo.blogspot.com/2017/02/air-axygo-menjaga-kesehatan-mencegah.html

Nilai-Nilai Pendidikan Karakter dalam Pemikiran KH Wahid Hasyim

wahid hasyim

Bagi orang-orang yang selalu berkecimpung dalam Kementerian Agama, pasti nama KH Abdul Wahid Hasyim sudah tidak lagi asing di dengar. Dia merupakan Menteri Agama pertama saat Indonesia menganut sistem pemerintahan Serikat (Republik Indonesia Serikat), sekaligus menjabat sebagai Menteri Agama dalam tiga kabinet yakni Kabinet Hatta, Natsir, Sukiman (1949-1952). Tahun-tahun tersebut merupakan pencarian jati diri bangsa Indonesia dalam segala aspeknya termasuk bidang pendidikan agama. Pada saat itu KH Abdul Wahid Hasyim tampil sebagai konseptor ulung pendidikan agama, dan sampai kini pemikirannya masih relevan bahkan berusaha untuk dikembangkan. Disini penulis mengungkap pemikiran pendidikan karakter KH Abdul Wahid Hasyim berdasarkan dari hasil penelitian penulis.<>

Mengenal Wahid Hasyim

Abdul Wahid Hasyim tidak pernah mengenyam pendidikan di bangku sekolah pemerintahan Hindia Belanda. Dia lebih banyak belajar secara autodidak. Abdul Wahid Hasyim berotak cerdas. Saat berusia 5 tahun, ia belajar membaca al-Qur’an pada ayahnya (Hadratus Syaikh Hasyim Asy’ari) di Madrasah Salafiah Tebuireng.

Mulai usia 13 tahun, ia berkelana di berbagai pondok pesantren seperti pesantren diantaranya adalah Panji, dan Liboyo. Namun saat dia mondok selalu dalam waktu yang singkat, dan berpindah-pindah. Dengan berpindah-pindah pondok hanya dalam hitungan hari itu, dia seperti hanya berkepentingan dengan keberkahan guru, dan bukan pada ilmunya.

Sepulang dari Lirboyo, KH Abdul Wahid Hasyim tidak meneruskan belajarnya di Pesantren lain, tetapi tinggal di rumah.

Tahun 1932 saat usianya 18 tahun, Wahid Hasyim dikirimkan ke Makkah. Disamping untuk menunaikan ibadah haji, juga untuk memperdalam berbagai cabang ilmu agama. Kepergiannya ini ditemani oleh saudara sepupunya, Muchammad Ilyas. Di tanah suci Makkah, ia belajar selama dua tahun.

Sepulang dari Makkah, Wahid Hasyim mulai meniti karir sebagai seorang ulama, yakni menjadi staf pengajar di Tebuireng. Dia ditunjuk sebagai asisten ayahnya yang tugasnya adalah menjaga kesinambungan proses belajar mengajar, menjawab surat-surat yang berkaitan dengan fiqih yang ditujukan kepada ayahnya dan mendatangi pengajian atau ceramah. Dia juga mendirikan Madrasah Nizamiyah, sebuah prototype pesantren modern.

KH Abdul Wahid Hasyim menjadi Menteri Agama tiga periode, yaitu dalam Kabinet Hatta (20 Desember 1949 – 6 Desember 1950), Kabinet Natsir (6 September 1950 – 27 April 1951), dan Kabinet Sukiman (27 April 1951 – 3 April 1952), dia mengeluarkan tiga buah keputusan yang pada tahun-tahun selanjutnya mempengaruhi sistem Pendidikan di Indonesia. Dalam waktu enam bulan setelah menjabat Menteri Agama, dia mendirikan Pendidikan Guru Agama Negeri (PGAN) di hampir setiap karesidenan, Sekolah Guru dan Hakim Agama Negeri (SGHAN) di Yogyakarta, Bukittinggi, Bandung dan Malang, serta mendirikan Perguruan Tinggi Agama Islam (PTAIN) di Yogyakarta.

Pemikiran Pendidikan Karakter

Terdapat delapan nilai-nilai Pendidikan Karakter dalam pemikiran KH Abdul Wahid Hasyim, yakni: Religius, Toleransi, Madiri, Demokratis, Semangat Kebangsaan, Cinta Tanah Air, Bersahabat/Komunikatif, Gemar Membaca.

Pendekatan pendidikan karakter yang dilakukan oleh KH Abdul Wahid Hasyim menggunakan pendekatan penanaman nilai, sejalan dengan yang dijelaskan oleh Muslich, pendekatan penanaman nilai berusaha memberikan penekanan pada penanaman nilai-nilai sosial dalam diri anak didik. Seperti apa yang dilakukan oleh KH Abdul Wahid Hasyim yang berusaha memberikan teladan kepada anak didiknya. Strategi yang digunakan oleh KH Abdul Wahid Hasyim dalam menanamkan nilai pendidikan karakter adalah menggunakan strategi keteladanan nilai.

Dalam berbagai pemikirannya tentang Pendidikan KH Abdul Wahid Hasyim menanamkan nilai-nilai sosial seperti toleransi, demokratis, bersahabat/ komunikatif sebagai acuan dalam bertingkah laku dalam berinteraksi dengan sesama. Dengan nilai-nilai sosial yang diajarkan oleh KH Abdul Wahid Hasyim dia ingin menyampaikan pesan bahwa sesungguhnya manusia adalah bersaudara satu sama lain. Nilai persaudaraan ini oleh KH Abdul Wahid Hasyim merupakan kunci bagaimana manusia harus berhubungan apakah itu kepada antar negara, atau kepada orang yang terdiri dari berbagai latar belakang bahkan pada orang yang berprofesi dibawahnya. Dia juga menyadari bahwa bangsa Indonesia adalah bangsa yang multikultural. Disamping itu dia memberikan teladan agar belaku baik kepada siapa saja meskipun kepada anak buahnya. Shal ini diungkapkan oleh anaknya yang bernama Aisyah Hamid Baidlowi, KH Abdul Wahid Hasyim bila menyapa sopirnya dia memanggil dengan nama Bang Usman. Selain itu dalam hubungan sosial KH Abdul Wahid Hasyim menekankan sikap toleransi. Sikap toleransi ini merupakan sikap menghormati orang yang berkeyakinan (agama) tidak sama. Seperti yang ada dalam tulisannya untuk menyambut berdirinya Universitas Sumater Utara. Dia menghargai bahwa dalam pendirian Perguruan Tinggi Islam ada tenaga pengajar dan pelajarnya yang berlainan agama. Menghadapi kondisi tersebut dia menekankan sikap toleransi, bahkan dia memberikan apresiasi. Apa yang menjadi pemikiran KH. Abdul Wahid Hasyim tersebut tertuang dalam tujuan Pendidikan Karakter yang berusaha membangun kehidupan kebangsaan yang multikultural.

KH Abdul Wahid Hasyim juga mengajarkan karakter berkewarganegaraan. Dalam karakter berkewarganegaraan dia menekankan nilai-nilai semangat kebangsaan dan cinta tanah air. Dengan nilai tersebut, bagi KH Abdul Wahid Hasyim merupakan cara untuk memajukan bangsa. Untuk menempatkan karakter cinta tanah air, dia menanamkan karakter yang paling ringan yakni cinta terhadap bahasa. Sehingga KH Abdul Wahid Hasyim berkesimpulan kemajuan bahasa adalah kemajuan bangsa. Bagaimana tidak, dia mencontohkan Hitler dan Chamberlain ketika bernegoisasi menggunakan bahasa negara mereka masing-masing meskipun keduanya sama-sama menguasai bahasa lawannya. Dengan mencintai bahasa merupakan bukti kita mencintai tanah air kita. Semangat kebangsaan dia tunjukkan tatkala mengedepankan kepentingan bangsa dari pada pendapat pribadinya dalam sidang BPUPKI. Dia menyetujui untuk mengamandemen tujuh kata yang diperdebatkan dalam sidang tersebut. Kata yang diamandemen tersebut adalah “dengan kewajiban menjalankan syariat Islam bagi pemeluk-pemeluknya.” Apa yang menjadi pemikiran KH Abdul Wahid Hasyim ini juga terdapat dalam rumusan tujuan Pendidikan Karakter pada poin membangun sikap warganegara yang mencintai damai, kreatif, mandiri, dan mampu hidup berdampingan dengan bangsa lain dalam suatu harmoni.

Selain karakter sosial dan berkewarganegaraan KH Abdul Wahid Hasyim juga mengajarkan karakter pengembangan diri. Karakter tersebut adalah mandiri, dan gemar membaca. Dengan karakter mandiri bagi KH Abdul Wahid Hasyim anak didik mampu menghadapi pekerjaan yang sulit pada akhirnya tidak mudah minta bantuan terhadap orang lain. Mengenai karakter gemar membaca merupakan wujud dari karakter cinta pada ilmu pengetahuan. Penanaman karakter ini dia contohkan ketika menjadi Kepala Madrasah Nizamiyah. Dia membangun perpustakaan dan berlangganan surat kabar dari berbagai terbitan. Mengenai nilai karakter pengembangan diri tersebut relevan dengan apa yang menjadi tujuan Pendidikan Karakter membangun peradaban bangsa yang cerdas, berbudaya luhur, dan mempu berkontribusi terhadap pengembangan kehidupan ummat manusia, mengembangkan potensi dasar agar berhati baik, berpikiran baik, dan berperilaku baik serta keteladanan baik.

Nilai karakter terakhir yang ditanamkan oleh KH Abdul Wahid Hasyim adalah religius. Nilai religius ini merupakan nilai yang menjadi landasannya dalam bersikap. Dalam berbagai tulisan dan pemikirannya, KH Abdul Wahid Hasyim selalu mengkaitkan dengan keagamaan (Islam). Posisinya sebagai ulama mempertegasnya nilai karakter religius tersebut. Nilai ini sejalan dengan yang disampaikan oleh Sudrajat bahwa Pendidikan karakter  adalah sebuah sistem yang menanamkan nilai-nilai karakter pada peserta didik, mengandung komponen pengetahuan, kesadaran individu, tekat, serta adanya kemauan dan tindakan untuk melaksanakan nilai-nilai, baik terhadap Tuhan Yang Maha Esa, diri sendiri, sesama manusia, lingkungan maupun bangsa, sehingga akan terwujud insan kamil.

Sumber: http://www.nu.or.id/post/read/37747/nilai-nilai-pendidikan-karakter-dalam-pemikiran-kh-wahid-hasyim

MUTIARA NEGERI TIMUR

di Pada suatu pagi seperti biasa kegiatan di sekolah, seluruh siswa datang lima belas menit sebelum bel dan bersiap-siap di depan kelas untuk berbaris memasuki kelas masing-masing. Mereka berjabat tangan dan cium tangan kepada guru pada jam pertama, meskipun diantara mereka ada saja yang masih datang terlambat sehingga harus datang ke kantor atau menghadap ke […]

PUASA DAN FADHILAHNYA

Pengertian Puasa secara bahasa berarti: Menahan. Menurut istilah syara’  berarti menahan diri  dari sesuatu perkara yang membatalkan puasa, mulai terbit fajar sampai terbenamnya matahari dengan niat tertentu. Dasar Wajib Puasa Maksud Firman Allah Ta’ala: “Hai orang-orang yang beriman, diwajibkan atas kalian berpuasa sebagaimana diwajibkan atas orang-orang sebelum kalian agar kalian bertakwa” (Al Baqarah: 183) Hikmah Puasa […]

PENGUMUMAN HASIL SELEKSI GURU

Berdasarkan hasil seleksi dan sidang pengurus MTs Darul Abror Kedungjati pada hari Ahad tanggal 13 Juli 2014, dengan ini memutuskan sebagai berikut:

1 GHUFRON FAOZI, S.Pd. IPA 79,5      diterima
2 Ani Faiqoh, S.Pd. IPS 74,3          Belum diterima
3 Leni Setyaningrum, S.Sos BK 79,9     diterima
4 Dwi Liyanti, S,Pd. Matematika 74,1     diterima
5 Siti Uswatun Khasanah, S.Pd. IPA 78,6    Belum diterima
6 Tenti Kusumawardani, S.Pd., M.Pd. IPS 79,9    diterima
7 Nur Kholis, S.Pd.I PAI 81,8   diterima
8 Dewi Widiyanti Eka P., S.Pd. Bahasa Indonesia   74,7 diterima
9 Eni Astuti, S.Pd. Bahasa Inggris   77,6    diterima
10 Artika Wina Fitriani, S.Pd. Bahasa Inggris 45,8 10 Belum diterima

Sehubungan dengan terbatasnya kelas yang dibuka, bagi yang belum diterima kami sampaikan terimakasih atas partisipasinya telah mengikuti seleksi dan insya Allah akan kami hubungi kembali pada seleksi berikutnya.

Bagi yang diterima harap hadir sasuai jadwal yang telah di download Bpk/Ibu Pelamar yang diterima guna pembekalan dan pengisian pakta integritas bermaterai 6000. Yaitu:
Hari/Tanggal : Kamis, 17 Juli 2014
Waktu : Pkl. 08.00 s/d selesai
Tempat : Rumah KH. Abror Mushodiq
Acara : 1. Orientasi awal oleh Ketua Yayasan (KH. Abror Mushodiq)
2. Pakta integritas

Kedungjati, 16 Juli 2014
Ketua Panitia                                                                                 Sekretaris

Ttd                                                                                                         ttd

Isro Suwanto, S.Pd.I                                                                   Aris Yulianto, SE

Mengetahui,                                                                                 Ketua Pengurus
Ketua Yayasan Darul Abror MTs UDA

ttd                                                                                                      ttd

KH. Abror Mushodiq                                                                Darnuji, S.Pd

LOWONGAN GURU DAN KARYAWAN MTs DARUL ABROR KEDUNGJATI TAHUN PELAJARAN 2014/2015

Puji syukur kami panjatkan kehadirat Ilahi Rabbi. Shalawat dan salam tetap tercurahkan kepada junjungan kita Nabi Muhammad SAW.
MTs Darul Abror Kedungjati adalah salah satu lembaga pendidikan formal pengembangan dari pendidikan non formal di lingkungan Yayasan Pondok Pesantren Darul Abror. Seiring dengan perkembangannya yang Alhamdulillah tahun pelajaran ini mendapatkan siswa baru sejumlah 171 calon siswa, maka MTs Darul Abror Kedungjati sangat membutuhkan tenaga pendidik dan kependidikan yang memadai dan memenuhi kualifikasi sesuai dengan peraturan yang berlaku.
Oleh karena itu, berdasarkan permohonan lamaran yang masuk ke MTs Darul Abror Kedungjati, bersama ini kami bermaksud mengundang saudara guna mengikuti seleksi perekrutan guru dan karyawan (jadwal terlampir).
berikut data pelamar yang telah lulus seleksi administrasi.

1. Eva Yulianti SI UMP Bahasa Inggris Lulus seleksi administrasi
2. Fiqhiyatul Hakimah SI UAD Bahasa Inggris Lulus seleksi administrasi
3. Dwi Kurniasari SI UMP Bahasa Indonesia Lulus seleksi administrasi
4. Eka Agus Subekti SI UNY Bahasa Jawa Lulus seleksi administrasi
5. Dwi Liyanti SI UMP Matematika Lulus seleksi administrasi
6. Siti Uswatun Khasanah SI UMP Biologi Lulus seleksi administrasi
7. Ghoufron Faozi SI UMP Biologi Lulus seleksi administrasi
8. Nurkholis S2 UNSIQ PAI Lulus seleksi administrasi
9. Mahmud Khanan S1 UNSIQ PAI Lulus seleksi administrasi
10. Dwi Yunia Ekawati SI STAIN PWT PAI Lulus seleksi administrasi
11. Lilis Nur Indah Sari SI STAIN PWT PAI Lulus seleksi administrasi
12. Siti Faroka Suharofah SI STAIN PWT PAI Lulus seleksi administrasi
13. Rokhmat Mualim SI STAIN PWT PAI Lulus seleksi administrasi
14. Tenti Kusumawardani SI UMP IPS Lulus seleksi administrasi
15. Ani Faiqoh SI UMP IPS Lulus seleksi administrasi
16. Dyah Eka Puspita SI UNNES IPS Lulus seleksi administrasi
17. Leni Setiyaningrum SI UAD BK Lulus seleksi administrasi
18. Valena Nekotan SI UMP PKn Lulus seleksi administrasi

Adapun untuk seleksi yang akan dilaksanakan adalah
1. Peer teaching
Seleksi ini dilaksanakan sesuai dengan pendidikan dan formasi yang diajukan. Oleh karenanya peserta wajib menyusun perlengkapan praktek peer teacing seperti Rencana Pelaksanaan Pembelajaran beserta kelengkapannya yang bisa di download dan mengisi form kesanggupan peserta menaati tata tertib dalam mengikuti seleksi perekrutan guru dan karyawan MTs Darul Abror Kedungjati.
2. Interview
Seleksi ini meliputi empat aspek, antara lain; keagamaan, kepribadian guru, kompetensi guru, dan tes Al-Qur’an. Seleksi ini akan dilaksanakan pada hari Ahad, 13 Juli 2014 yang bertujuan untuk menggali potensi guru serta mampu mewujudkan pribadi yang unggul sehingga dapat membentuk pribadi yang baik.
Setelah semua kelengkapan tersebut disusun dikirimkan ke email MTs Darul Abror Kedungjati yaitu mts.darulabror@yahoo.co.id paling lambat Jum’at, 12 Juli 2014 pkl. 13.00 WIB.
untuk persiapan peer teaching dan sebagainya dapat didownload disini