Wangi Silaturahmi

 

lantunan perasaan
beriring atas rasa terima kasih
atas keputusan yang terikrarkan
penghindaran adalah jalan utama
atas isi keputusan

teruslah menghindar
teruslah menjauh
sekuat yang kau mampu
tapi itu semua tidak akan mengubah segalanya
sebaliknya pun tidak mengapa
kini kau merasakan
kenikmatan dengan pengingkaran
karena tak ada penerimaan
tak ada rasa cinta kasih
atas jalinan yang telah terikat

satu hal terpenting
dan sangat perlu untuk diingat selalu
“kehidupan tanpa cinta
tak ada warna, so……
tak ada keindahan,
bukankah itu semua jalinan suci silaturahmi yang telah terbingkai ?
akankah kau keluar dari kenikmatan dengan menjauh ?
akan kau keluar dari kebahagiaan dengan menghindar ?
kemudian hilang semuanya

lalu…..
kau datang dengan kata-kata itu
kau lantunkan kalimat-kalimat itu
kau utarakan perasaan itu
apa arti semua itu ?
jika kau masih mengingkari
masih terus berdusta kepada hati sendiri
masih mau berbohong
masih mau bersilat lidah

kalau memang itu adalah keputusan terakhir
dan tidak bisa diganggu gugat
aku tetap ucapkan terima kasih
karena ku meyakini
bahwa jalinan cinta yang terikat
belum tentu jodoh dimasa depan
semua adalah kehendak tangan-Nya
dan bukanlah pengingkaran janji
yang telah terucap atas nama cinta
teruslah menjauh sekuat mungkin
maka kau akan semakin dekat
dan tak bisa bernafas untuk menghirup
mencium wanginya harum surga
yang telah terputus dengan pengingkaran
dengan penghindaran

untaian akhir kata
hati ini berkata
dan rasakanlah lantunan
yang beriring
dan mengalir
merambat melalui gelombang
terima kasih atas segalanya dan
maafkanlah segala salah dan khilaf

Pasir Batang, 22 Oktober 2008