Madrasah Turki Jadi Model Pendidikan Islam Modern

ANKARA (Berita SuaraMedia) – Dipandang sebagai rambu ajaran moderat, madrasah-madrasah Turki tumbuh sebagai suri tauladan bagi banyak sekolah di seluruh dunia.

 “Sekolah untuk menjadi imam dan khatib tentu harus memberikan penerangan tentang Islam dan profesi seorang imam,” ujar Huseyin Korkut, Presiden Asosiasi Alumni Imam – Khatib.

“Kami senang menjadi teladan.”

Sekolah-sekolah imam – khatib  adalah sebuah lembaga pendidikan menengah di Turki.

Sekolah itu awalnya didirikan untuk melatih para imam yang bekerja untuk pemerintah setelah madrasah dihapus oleh pendiri Republik, Mustafa Kemal Ataturk.

Terdapat lebih dari 500 sekolah imam – khatib di Turki, melayani pendidikan lebih dari 100.000 murid.

Sebagai tambahan bagi kurikulum yang diajarkan di sekolah-sekolah umum, sekolah imam – khatib menawarkan kelas-kelas tradisional tentang Islam.

Perdana Menteri Recep Tayyip Erdogan adalah lulusan dari salah satu sekolah imam – khatib.

Awalnya, para alumni dapat melanjutkan pendidikan di fakultas apa pun di Universitas Turki, namun peraturan itu diubah pada tahun 1999 untuk membatasi lulusan imam – khatib  hanya lulus dari fakultas teologi.

Sekolah tersebut telah menjadi daya tarik bagi para murid dari seluruh penjuru dunia untuk mempelajari Islam.

“Di dunia yang telah terglobalisasi ini, dianggap sebagai tauladan memberikan kami tanggung jawab,” ujar Korkut.

Seorang delegasi Rusia mengunjungi Turki dua minggu lalu untuk mempertimbangkan pendirian sejumlah sekolah imam – khatib yang akan memenuhi permintaan yang semakin meningkat dari kalangan Muslim Rusia akan pendidikan relijius.

Pakistan dan beberapa negara Balkan juga telah menunjukkan ketertarikannya terhadap sekolah Turki ini.

Sejumlah sekolah imam – khatib juga telah didirikan oleh Bulgaria untuk memenuhi tuntutan lokal.

“”Untuk merefleksikan pengalaman yang telah kami peroleh dengan jalan yang terbaik tidak dapat hanya diserahkan kepada pemerintah, ini juga menjadi tugas kami,” ujar Korkut.

Turki telah membuka sebuah sekolah imam – khatib di provinsi Kayseri, Turki Tengah, untuk mendidik 325 murid dari Eropa dan Asia.

Sekolah lainnya juga sedang dibangun di Istanbul.

Di tahun pertama sekolahnya, para pelajar asing akan mempelajari bahasa Turki sebelum memasuki kurikulum standar.

Turki dan Rusia baru-baru ini telah mensinyalir sebuah perjanjian yang akan memungkinkan 100 pelajar Rusia mengambil pendidikan strata dua tentang Islam tahun depan.

Beberapa profesor teologi juga akan dikirim ke Rusia dari Turki.

Menekankan keberhasilan sekolah-sekolah itu, Yayasan Urusan Agama Turki (TDV) berencana untuk membuka sebuah universitas yang akan menarik para pelajar dari negara-negara Balkan.

“Universitas ini akan menawarkan beberapa departemen seperti departemen pendidikan, sastra, kesehatan, ekonomi, dan ilmu administratif,” ujar Tayyar Altikulac, anggota dewan komisaris Universitas On Asya.

sumber: http://www.suaramedia.com/berita-dunia/dunia-islam/15661-madrasah-turki-jadi-model-pendidikan-islam-modern.html