Pulang

wahai kau si air hina
sadarilah kehinaanmu
bentangkanlah tanganmu
pahamilah kemuliaanmu
sebelum tak ada orang dimanapun
sebelum tak ada pertolongan dari siapapun
sehingga ketika kau bersedekap
sehingga ketika kau tak lagi berucap
sehingga kau terkujur
sehingga terbungkus fitrahmu

mukamu memancarkan cahaya
senyuman kebahagiaan
menuju ke alam kekekalan
yang tiada arti lagi penyesalan di dalamnya

pasir batang, 15 Desember 2009

Iklan